Karawang, CNN Indonesia

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memutuskan untuk menunda penerapan rekayasa lalu lintas berupa skema one way dan contraflow.

Semestinya berdasarkan jadwal contraflow mulai diberlakukan pada Jumat (5/4) pukul 14.00 WIB dari KM 36 ruas Jalan Tol Jakarta – Cikampek sampai KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali).

Sementara untuk one way seharusnya mulai diberlakukan pada Jumat (5/4) pukul 14.00 WIB dari KM 72 ruas Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali) sampai KM 414 ruas Jalan Tol Semarang-Batang.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Jadi sementara ditunda, sementara ditunda karena arus lalu lintasnya belum masuk pada parameter kita mengeluarkan rekayasa lalu lintas baik contraflow maupun one way,” kata Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi kepada wartawan.

Kendati demikian, Eddy mengaku akan terus memantau perkembangan dan situasi arus lalu lintas. Jika sudah mulai terjadi kepadatan, maka dua skema tersebut akan langsung diberlakukan.

“Akan terus kita monitor, untuk perkembangannya apakah sebentar lagi atau kah nanti setelah buka, terjadi bangkitan-bangkitan nanti akan kita lihat,” ujarnya.

Di sisi lain, Eddy menyampaikan untuk skema ganjil genap (gage) tetap diberlakukan sesuai jadwal yakni mulai pukul 14.00 WIB dari KM 0 Jalan Tol Ruas Dalam Kota Jakarta sampai KM 414 ruas Jalan Tol Semarang – Batang.

“Gage tetap berlaku karena itu salah satu dari pembatasan pelaksanaan rekayasa kita, kalau kita tidak melakukan pembatasan dengan gage tentunya volumenya besar, kapasitasnya kurang pasti akan terjadi kepadatan yang lebih dan ini tidak kita kehendaki,” tuturnya.

Gerbang Tol Kalikangkung Semarang terpantau normal

Jumlah kendaraan pemudik menuju Gerbang Tol Kalikangkung Semarang belum terlihat mengalami peningkatan. Tercatat 2 ribu kendaraan per jam melintasi gerbang tol.

Data Jasa Marga Tol Semarang-Batang, jumlah kendaraan yang keluar GT Kalikangkung Semarang pada Jumat (5/4) dari pukul 06.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB sudah tercatat sebanyak 12.721 kendaraan. Berarti rata-rata tiap jam sudah mencapai angka 1400 kendaraan.

Jumlah terbanyak ada pada jam 10.00 WIB hingga 11.00 WIB di angka 1979 kendaraan dan jam 09.00 WIB hingga 10.00 WIB di angka 1969 kendaraan.

“Dari kemarin sore sampai malam itu sudah terlihat naik, begitu juga hari ini tapi masih dibilang landai normal karena angkanya di bawah 2000 kendaraan per hari. Dari jam 6 pagi hingga jam 12 sudah ada 12.721 kendaraan dari arah Jakarta yang keluar Gerbang Kalikangkung,” ujar Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi di Pos Kalikangkung Semarang.

Kondisi ini membuat rekayasa one way belum perlu diberlakukan meski sempat terjadi kepadatan di Cipali.

“Sampai jam 2 siang ini, belum ada perintah untuk one way,” kata Yunaldi.

(dis / dmr/isn)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *